Senin, 24 September 2007

Anak bungsuku

Dipanggilnya dik Lia karena dia paling bungsu. Nama lengkapnya Lisana Alia, harapannya dia nanti menjadi orang yang memiliki lisan yang baik dan tinggi makna kata-katanya.
Dia mengikuti kakaknya sekolah klas 1 di SMA 2. Kegiatannya sama dengan kakaknya ikut karate, DKM dan kegiatan lingkungan.
Rajin belajar dan ngajinya dik, ingat target hapalan Qur'annya. Semoga jadi anak sholeh, berilmu tinggi dan memberi manfaat banyak bagi ummat ini.

Anakku ke dua... Mbak Dzilla

Nama lengkapnya Nusaiba Adzilla, maksudnya supaya mewarisi sohabiah nabi Nusaiba yang pemberani dan penuh kelembutan.
Alhamdulillah sifatnya sesuai harapan, dia lembut, aktifis DKM, OSIS dan rupanya jago karate juga.

Sekolah di Klas 2 di SMA 2 Bandung. Rajin belajar ya mbak supaya Allah mudahkan Ilmu untuk Dzilla dan semoga kelak ilmunya bermanfaat bagi ummat ini.

Anakku yg pertama

yup...dis is me..tazy.. tazy yang..exaggerative,talkative, cheerful but sumtimez a li'l bit temperamental...so..watch out!!dont ever hurt my feelin..hehe..just kiddin

Dia kuliah di Biologi ITB, pas banget di biologi... hafalannya kuat dan minatnya besar sekali di Biologi. Pantes....kalau jadi asisten kuliah di beberapa mata kuliah walau baru tahun ke II. Semangat teh...dan sukses selalu, Semoga Ilmunya bermanfaat untuk pendekatan diri pada Allah dan kesejahteraan ummat manusia. Amin.

Istriku tercinta


Istriku : Dewi Widyawati Parwini (www.vienanti.multiply.com)
Lahir : 4 Mei 1964

Sedikit saya tuliskan isi hatiku sayang hanya untukmu seorang :

Istriku, betapa cinta dan sayangku padamu terus tumbuh atas dasar keimanan dan taqwa pada Allah.
Telah engkau terima pinanganku tanpa ragu hanya karena aku mencintaimu karena Allah semata.
Engkau tidak lihat sedikitpun banyak kekuranganku di dunia ini
Harta dan materi bukan menjadi pertimbanganmu dalam menerimaku
Engkau sanggup jalani hidup bersamaku dengan segala keterbatasanku.
Engkau pupuk kepercayaan diriku
Engkau ingatkan aku untuk dan selalu menuju ridlo Illahi Robbi

Telah 21 tahun engkau menemaniku dalam keadaan suka dan duka
Telah engkau didik anak-anak kita tumbuh menjadi anak-anak cerdas, cinta qur'an dan mencintai sunnah nabi
Betapa sering engkau saya tinggal bepergian dalam tugas, dan engkau tetap ridlo dan terus berdoa.

Subhanallah, betapa saya rasakan janji Allah bahwa mendapatkan istri yang sholeh bagaikan ditemani bidadari dan mendapatkan dunia dan seisinya.

Istriku, aku berharap nanti bahkan mautpun tidak akan sanggup memisahkan kita
karena aku terus berdoa semoga engkau akan terus menemaniku di surga nanti sebagai bidadariku.

Ayat ini yang menjadi harapan dan doaku setiap selesai sholat :

(yaitu) surga `Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (QS Ar Ra’d 23)

Robbi, terus kumpulkan kami di surga Mu bersama istri, anak-anak dan cucu-cucuku kelak.
Hanya kepada Mu kami mencari Ridlo Mu dan kami mengharap.